jump to navigation

Telantarkan 11 Anak, Keruk 1,6 Juta Dollar July 16, 2008

Posted by dgaip5 in Uncategorized.
Tags:
trackback
Ilustrasi: Penyiksaan anak.

Seorang perempuan asal Trinidad mengaku mengadopsi 11 bocah. Padahal, itu hanya kedok untuk mendapatkan uang subsidi kesejahteraan lebih dari 1 juta dollar. Pengadilan pun menjatuhkan hukuman hampir 11 tahun penjara, Selasa (15/7).

Jaksa distrik, Richard M Berman, mengatakan, Judith Leekin terlibat dalam ‘penarikan uang dengan cara jahat, berbahaya, dan tidak punya hati’ ketika ia menggunakan sejumlah nama palsu dan kebohongan untuk menarik dana dari badan sosial New York City dan negara bagian New York.

Leekin (63) dituduh memperlakukan anak-anak itu seperti tahanan, menjadikan mereka sasaran pukulan, dan memborgol mereka saat terkunci dalam sebuah ruang tanpa makanan. Anak-anak itu juga tidak pernah dibawa ke dokter meski sekadar memeriksakan gigi dan tidak disekolahkan. Menurut aparat, anak-anak itu telah dihancurkan secara fisik dan mental sehingga tidak mungkin pulih.

Di ruang sidang, Leekin terus menunduk dan menyeka mata dan hidungnya menggunakan tisu ketika Berman memerintahkanya mendekam di penjara selama 10 tahun 10 bulan. Hukuman itu tiga tahun lebih lama dari maksimal yang ia sepakati dengan jaksa penuntut sebagai ganti pengakuan bersalahnya.

Berman juga memerintahkan Leekin mengembalikan uang 1,68 juta dollar untuk kepentingan anak-anak itu. “Ini mengubah filosofi adopsi dan perlunya menyediakan pemeliharaan jangka panjang untuk anak-anak. Ini penting bagi sistem pelayanan sosial kita,” katanya.

Sebelum divonis, Leekin terisak dan minta maaf atas segala kejahatannya. Ia juga berjanji akan menyerahkan seluruh harganya. Ia mengaku bersalah bulan Mei lalu. “Saya cinta anak-anak saya, saya kangen mereka,” katanya.

Anak-anak itu saat ini berusia 16 sampai 28 tahun. Mereka menderita berbagai macam gangguan, mulai dari autisme hingga down syndrome. Leekin mulai mengadopsi mereka pada 1988 ketika ia tinggal di New York City. Sekitar 10 tahun kemudian, ia pindah ke Port St Lucie, Florida.

Aparat Florida mendakwa Leekin menyiksa anak dan orang dewasa cacat sedemikian buruk sehingga ia terancam hukuman 120 tahun penjara jika terbukti bersalah atas dakwaan itu. Jaksa penuntut mengatakan, jebolan SMA di Trinidad itu hidup bermewah-mewah, sedangkan anak-anak itu sangat menderita. Anak-anak itu dipaksa tidur di lantai sebuah gudang dekat garasi. Mereka dilarang masuk rumah kecuali untuk ke kamar mandi dan dapur.

Berman juga mengatakan, Leekin mengalami penyiksaan semasa kecil. “Penelantaran akan mengakibatkan penelantaran juga. Adopsi bukan hak, tetapi hak istimewa,” kata Berman.

Howard M Talenfeld, pengacara yang mewakili 10 anak itu, mengatakan kepada hakim bahwa tak satu pun dari anak-anak itu yang bisa bersaksi karena terlalu “rusak” akibat penyiksaan itu. Sembilan di antara mereka sekarang tinggal di rumah penampungan. Satu anak tinggal di rumahnya sendiri di Florida, dan satu anak lagi dinyatakan hilang dan diduga telah meninggal.

Talenfeld mengatakan, seorang anak takut bertemu Leekin lagi, sementara lima anak lain yang bisa berbicara tidak boleh dibawa ke pengadilan karena dikhawatirkan emosi dan psikologi mereka semakin rusak.

Talenfeld mengaku sangat terpukul atas hilangnya seorang korban yang menderita down syndrome, autisme, dan anemia sekaligus pada tahun 2000. Ia mengatakan, saudara anak itu menyatakan dia telah dibawa ke sebuah rumah sakit, sementara yang lain mengatakan dia dikubur di halaman belakang. Seharusnya, Selasa kemarin, remaja pria itu tepat berusia 19 tahun.

Pengacara Leekin, Diamond R Litty, mengatakan, kliennya mau bekerja sama dan menyerahkan seluruh asetnya. Menurutnya, banyak tuduhan yang tidak berdasar dan sedikitnya enam anak masih mencintai dan merindukan ibunya.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: