jump to navigation

Manusia Jawa Purba Diduga Pernah Jelajahi Eropa July 22, 2008

Posted by dgaip5 in Uncategorized.
Tags:
trackback
Beginilah bentuk Pithecanthropus erectus, karya tatahan Dubois sendiri. Tugu ini dibangun untuk memperingati temuan tengkorak manusia purba. Tatahan di batu pualam bertuliskan “P.e. 175 M. ONO 1891/1893, yang berarti “Pithecanthropus erectus, ditemukan 175 meter, arah timur laut, antara tahun 1891-1893”. Eugene Dubois, masih sebagai pemuda yang gemar menekuni masalah paleontologi dan petualangan ilmiah.

Pecahan tulang tengkorak yang ditemukan di sebuah tambang Jerman ternyata berasal dari manusia jawa, manusia purba yang sebelumnya diyakini penduduk asli Asia. Dengan penemuan itu, memicu spekulasi bahwa manusia purba Asia pernah menjelajah Eropa.

Alfred Czarnetzki, seorang profesor di Universitas Tuebingen, mengumumkan pekan lalu bahwa kerangka tersebut, yang ditemukan pada 2002, “Usianya paling tidak 70.000 tahun dan begitu mirip manusia jawa sehingga boleh jadi merupakan kembarannya.”

Tulang tengkorak itu berasal dari spesies Homo erectus, sedangkan manusia modern dikenal sebagai Homo sapiens, yakni manusia yang sudah berbudaya.

Manusia Jawa adalah nama yang diberikan kepada fosil yang ditemukan pada 1891 di Trinil, tepian Bengawan Solo. Fosil ini merupakan salah satu spesimen Homo erectus atau manusia purba berjalan tegak yang paling pertama dikenal.

Penemunya, Eugene Dubois, memberikan nama ilmiah Pithecanthropus erectus, sebuah nama yang berasal dari akar Yunani dan Latin yang berarti manusia kera berjalan tegak.

Karl-Werner Frangenberg, seorang pemburu fosil, menemukan bagian atas tengkorak pada 2002 di sebuah lubang batu di Leinetal dekat Hanover. Istrinya, yang memiliki hobi sama, menemukan bagian pelipis dua tahun kemudian.

Sama dengan fosil Trinil

Tulang-belulang itu, yang kini diyakini merupakan kerangka manusia tertua yang pernah ditemukan di Jerman, saat ini dipamerkan di Museum Hanover.

Kerangka tertua Jerman sebelumnya adalah spesies lain, yakni Homo heidelbergensis, yang ditemukan pada 1907 dan berusia sekitar 600.000 tahun.

Czarnetzki mengakui kesulitan mengukur usia fosil secara tepat, tapi dirinya yakin dengan kesamaan pada penemuan fosil manusia purba di Jawa pada 1891.

“Penemuan ini mengindikasikan bahwa manusia purba Asia pernah menyebar ke Eropa,” katanya, seraya menambahkan artikelnya mengenai penemuan tersebut telah diakui Journal of Human Evolution dan akan segera diterbitkan. Ia mengemukakan, tak ditemukan DNA dalam pecahan tulang itu, tapi ada jejak protein.

Comments»

1. didinsohidin - September 13, 2008

keterangan tentang Pithecanthropus di indonesia mohon yang banyakya soalnya kami lagi butuh banget maaf atas sebelumnya


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: