jump to navigation

Terlalu Gemuk untuk Disuntik Mati August 21, 2008

Posted by dgaip5 in Uncategorized.
Tags:
trackback
Ilustrasi

Richard Cooey, seorang terpidana mati, mengaku terlalu gemuk untuk dieksekusi. Menurut dia, algojo akan kesulitan menemukan nadinya untuk disuntik cairan mematikan. Lagi pula, berat badan yang berlebihan akan mengurangi efektivitas obat pencabut nyawa itu.

Tim pengacara Richard mengatakan dalam mosi ke pengadilan federal bahwa kliennya yang berbobot 121 kg memiliki pembuluh darah yang buruk. Ini diketahui ketika ia mulai divonis mati lima tahun lalu dan masalah itu semakin memburuk ketika berat badannya terus bertambah.

Dalam gugatan yang dimasukkan ke pengadilan federal, Jumat (1/8), itu disebutkan juga bahwa petugas penjara selalu mengalami kesulitan mengambil darah Cooey untuk pemeriksaan kesehatan.

Cooey dihukum mati karena terbukti bersalah memerkosa dan membunuh dua perempuan pada 1989. Eksekusinya dijadwalkan pada 14 Oktober mendatang.

Pengacaranya mengatakan, obat migren yang diminumnya bisa memengaruhi efektivitas eksekusi. Topamax, obat itu, diperkirakan akan menimbulkan resistensi terhadap thiopental, obat yang diinjeksikan untuk mencabut nyawa kliennya. Demikian dikatakan Dr Mark Heath, dokter yang disewa Kantor Pembela Publik di Ohio, dalam dokumen yang disertakan dalam gugatan itu.

Heath mengatakan, bobot Cooey dikombinasikan dengan potensi resistensi obat akan meningkatkan risiko kegagalan anestesi terhadap pria itu. “Semua ahli setuju bahwa jika obat pertama gagal, proses eksekusi itu akan menyiksa,” kata Kelly Culshaw Schenider, salah satu pengacara Cooey, Senin (4/8) atau Selasa.

Juru bicara penjara, Andrea Carson, dan juru bicara Kantor Kejaksaan Tinggi Ohio, Jim Gravelle, mengaku belum melihat gugatan itu sehingga tidak mau berkomentar.
Carson mengatakan,  kegemukan juga menjadi alasan para petugas penjara untuk menemukan nadi Christopher Newton, terpidana mati lainnya. Bobot Newton lebih ringan 1 kg dibandingkan Cooey.

Dua tahun lalu, terpidana mati Jeffrey Lundgren tetap dieksekusi setelah pengadilan menolak klaimnya bahwa ia akan mengalami kesakitan dan penderitaan selama eksekusi karena obesitas dan diabetes.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: