jump to navigation

Mau Memangsa, Bebek Justru Dikeroyok Ikan Emas November 22, 2008

Posted by dgaip5 in Uncategorized.
Tags:
add a comment

Bebek tersebut justru kewalahan menghadapi serangan balik dari sejumlah ikan emas

Seekor bebek ini mungkin belum beruntung saat berusaha mendapatkan mangsa sekumpulan ikan emas di kolam yang dangkal.

Bebek tersebut semula mengira dapat menyantap calon mangsa untuk makan siangnya itu di sebuah taman di Changsa, Provinsi Hunan, China, Senin (17/11). Namun, di luar dugaannya, bebek tersebut justru dikeroyok oleh sekumpulan ikan emas yang seharusnya menjadi mangsanya.

Bebek itu sempat tersentak menyadari telah dikerumuni oleh kawanan ikan emas yang mengadakan serangan balik.  Akibat menjadi bulan-bulanan dan menghadapi perlawanan tak seimbang, bebek itu tak lama kemudian tak nampak lagi di antara kerumunan ikan emas. 

Advertisements

Gen Kanguru Menyerupai Gen Manusia November 22, 2008

Posted by dgaip5 in Uncategorized.
Tags:
add a comment

Ilustrasi: Kanguru saling menyerang.

Kanguru Australia secara genetika serupa dengan manusia dan mungkin pertama kali berevolusi di China.

Beberapa ilmuwan Australia, Selasa (18/11), mengatakan, mereka untuk pertama kali telah memetakan kode genetika hewan khas Australia tersebut dan mendapati kebanyakan gen itu serupa dengan gen manusia. Demikian keterangan Centre of Excellence for Kangaroo Genomics, lembaga yang didukung pemerintah.

“Ada sedikit perbedaan, kami memiliki beberapa tambahan ini, kurang dari itu, tapi semuanya adalah gen yang sama dan banyak di antaranya memiliki susunan yang sama,” kata Direktur lembaga tersebut Jenny Graves kepada wartawan di Melbourne.

“Kami mulanya mengira semuanya akan tercampur penuh, tetapi ternyata tidak. Ada banyak potongan genome manusia yang berada tepat di dalam genome kanguru,” kata Graves, sebagaimana dilaporkan AAP.

Manusia dan kanguru terakhir memiliki nenek moyang yang sama setidaknya 150 juta tahun lalu, demikian temuan para peneliti tersebut, sementara tikus dan manusia berpisah satu sama lain hanya 70 juta tahun lalu.

Kanguru pertama kali berevolusi di China, tapi pindah melewati dataran Amerika ke Australia dan Antartika. “Kanguru adalah sumber informasi yang sangat besar mengenai seperti apa kita 150 juta tahun lalu,” kata Graves.

Protokol Internet Antarplanet Lebih Canggih November 22, 2008

Posted by dgaip5 in Uncategorized.
Tags:
add a comment

Ilustrasi saat wahana Deep Impact saat mendekati Komet Tempel tahun 2005.

Untuk pertama kalinya, badan antriksa AS (NASA) sukses menguji pengiriman data melalui sambungan Internet khusus yang didesain untuk komunikasi ruang angkasa. Dalam uji coba tersebut dikirimkan foto yang dipotret sebuah wahana ruang angkasa yang sedang mengarungi antariksa pada jarak 32 juta kilometer dari Bumi.

“Ini merupakan langkah awal untuk membangun kapasitas baru komunikasi ruang angkasa, sebuah Internet antarplanet,” ujar Adrian Hooke, ketua tim peneliti yang bermarkas di Washington DC, AS. Keberhasilan tersebut diumumkan Selasa (18/11) lalu.

Jaringan Internet antarplanet ini dikembangkan bersama antara NASA dan Vint Cerf, wakil presiden Google yang dikenal pula sebagai “bapak Internet.” Selama 10 tahun terakhir, Cerf membantu pengembangan protokol software yang digunakan untuk transmisi data di ruang angkasa yang disebut DTN (Disrupt-Tolerant Networking).

DTN mengirimkan informasi menggunakan metode yang berbeda dengan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol), yang juga dikembangkan Cerf bersama koleganya. Protokol tersebut harus mampu menangani delay yang cukup lama, gangguan sinyal, dan mempertahanakn koneksi sehingga data yang dikirimkan tetap utuh.

Gangguan bisa datang dari badai Matahari atau saat wahana ruang angkasa bergerak ke belakang objek yang diamati. Jarak yang sangat jauh juga menjadi tantangan tersendiri seperti proses pengiriman data dari Mars yang membutuhkan delay antara 4-20 menit meski dikirim dengan kecepatan cahaya.

Jika pengiriman terpaksa berhenti di tengah jalan, setiap simpul jaringan akan menyimpan informasi tersebut dan kembali menersukannya jika sambungan normal. Hal ini berbeda dengan jaringan Internet di Bumi yang langsung mengabaikan data yang dikirimkan begitu sambungan terputus.

“Dalam dunia ruang angkasa saat ini, tim operasi harus secara manual mengatur jadwal setiap link komunikasi yang dipakai, data yang akan dikirim, dan tujuannya,” ujar Leigh Togerson, manajer DTN Experiment Operation di Laboratorium Propulsi Jet NASA di Pasadena, AS.

Dengan DTN, hal tersebut tidak perlu dilakukan. Data akan terkirim secara otomatis sehingga lebih efisien. Uji coba pengiriman data melalui DTN dilakukan dari wahana ruang angkasa bernama Deep Impact yang tengah memburu Komet Hartley 2 setelah sukses mendekati Komet Tempel tiga tahun lalu.

Foto Pertama Planet di Luar Tata Surya November 15, 2008

Posted by dgaip5 in Uncategorized.
Tags:
add a comment
Planet Fomalhaut b yang pertama kali tertangkap gambarnya mengorbit di bintang induk, Fomalhaut.

Gambar pertama dari sebuah sebuah planet di luar tata surya berhasil ditangkap oleh Teleskop Ruang Angkasa Hubble. Gambar tersebut (kiri) menunjukkan planet yang dikenal sebagai Fomalhaut b dan berukuran sebesar planet Jupiter.

Planet ini tertutup cakram debu yang mengelilingi bintang Fomalhaut. Keberadaan planet itu telah diketahui sejak tahun 2005 berdasarkan tarikan gravitasi di sekitarnya.

Namun, ini untuk pertama kalinya Fomalhaut b berhasil diabadikan gambarnya. Meskipun menggunakan koronograph Hubble untuk mengurangi kilauan cahaya bintang, planet itu tetap tak tertangkap oleh teleskop apabila tak berada di orbit yang luas.

Dr Paul Kalas, astronom dari University of California di Berkeley, mengaku kagum dengan penemuan yang dipimpinnya itu. “Sungguh pengalaman mengagumkan dapat mengamati planet yang tak terlihat sebelumnya.”

Fomalhaut terletak sekitar 200 juta tahun cahaya dan 16 kali lebih terang cahayanya dari Matahari. Fomalhaut diperkirakan akan terbakar dalam waktu sekitar 1 miliar tahun sehingga dianggap sebagai bintang yang berusia pendek.

NASA Temukan Tata Surya Baru Berisi 3 Planet November 15, 2008

Posted by dgaip5 in Uncategorized.
Tags:
add a comment
Ilustrasi tiga planet yang mengelilingi bintang HR 8799.

Selain berhasil memotret planet asing di luar tata surya untuk pertama kalinya, para ilmuwan NASA juga menemukan tiga planet baru yang mengelilingi satu bintang. Namun, ketiganya terlalu jauh sehingga tidak dapat direkam secara langsung.

“Setiap planet ekstrasolar terdeteksi pada jarak sangat jauh sehingga hanya dapat diketahui dari gelombang di grafik pengamatan,” ujar Bruce Macintosh, pakar astrofisika dari Laboratorium Nasional Lawrence Livermore, California, AS.

Trio planet itu mengorbit bintang HR 8799 yang berada di konstelasi Pegasus, 130 tahun cahaya dari Bumi (1 tahun cahaya setara dengan 9,46 triliun kilometer). Bintang yang menjadi pusat tata surya itu mirip Matahari dengan ukuran 1,5 kali lebih besar.

Masing-masing planet terletak pada jarak 24, 38, dan 68 unit astronomi dari bintangnya (1 AU setara dengan 150 juta kilometer). Dua planet yang terdekat dengan bintang berukuran 10 kali massa Planet Jupiter dan yang terjauh 7 kali massa Planet Jupiter.

Planet-planet tersebut diperkirakan baru berumur 60 juta tahun sehingga bisa dikatakan sangat muda dalam standar astronomi. Bagian permukaannya masih sangat panas dengan bola-bola api yang masih sering terbentuk di atasnya. Sebagai perbandingan, Bumi telah berumur 4,5 miliar tahun.

Orbit ketiga planet termasuk berada di luar seperti Jupiter mengelilingi Matahari. Jika tata surya tersebut memiliki sifat seperti tata surya kita, ada kemungkinan planet lain di orbit lebih dalam yang berukuran lebih kecil.

“Saya kira masih besar peluangnya menemukan planet lain di sistem tata surya tersebut,” ujar Macintosh. Para astronom menyatakan target berikutnya adalah mencari planet yang memiliki sifat seperti Bumi.

Penemuan tata surya seperti Matahari yang berpusat di bintang HR 8799 merupakan petunjuk untuk mencari planet seperti Bumi. Yang sering menjadi masalah adalah planet padat seperti Bumi lebih sulit dideteksi dan lebih dekat dengan bintangnya sehingga kalah dengan pancaran cahaya bintang.

Penemuan trio planet diumumkan, Kamis (13/11) bersamaan dengan publikasi foto pertama planet ekstasolar yang dimulat jurnal Science teranyar. NASA mengkalin untuk pertama kalinya memotret planet Fomalhaut b yang mengelilingi bintang bernama Fomalhaut dengan gabungan foto teleskop ruang angkasa Hubble dan sejumlah teleskop terestrial.

Tsunami Aceh Berulang Tiap 600 Tahun November 15, 2008

Posted by dgaip5 in Uncategorized.
Tags:
add a comment
Kruawun Jankaew berdiri di galian yang menunjukkan empat lapisan endapan pasir tsunami yang terjadi sejak 2,500-2,800 tahun lalu.

Dua penelitian terbaru yang dimuat jurnal Nature edisi teranyar mengungkapkan fakta bahwa tsunami yang melanda Aceh tahun 2004 merupakan peristiwa terbesar dalam 600 tahun terakhir. Tsunami sekuat itu mungkin akan mengalami perulangan kembali 600 tahun kemudian.

Hal tersebut dapat dilihat dari pola lapisan tanah yang diukur di dua lokasi berbeda yang dilakukan dua tim peneliti berbeda. Tim yang dipimpin Kruawun Jankew dari Universitas Chulalongkorn Thailand mengambil sampel dari 150 titik di pantai barat Thailand. Sementara tim pimpinan Katrin Monecke dari Universitas Pittsburgh, AS mengambil sampel dari 100 titik di Aceh dalam dua tahun, 2006 dan 2007.

Pada kedua lokasi para peneliti menemukan lapisan-lapisan pasir di bawah permukaan tanah yang merupakan bukti peristiwa tsunami dalam 2500 tahun terakhir. Lapisan pasir terbentuk dari material yang disapu gelombang ke daratan. Dengan teknik radiokarbon, waktu terjadinya tsunami dapat diperkirakan.

Dari hasil pengukuran, mereka menemukan bahwa tsunami yang kakuatannya setara dengan peristiwa tahun 2004 pernah terjadi 600-700 tahun lalu. Salah satunya juga mengungkap bukti bahwa tsunami serupa pernah terjadi antara tahun 780-990.

Ponsel Seharga Rp 1,4 Miliar Terjual Habis November 15, 2008

Posted by dgaip5 in Uncategorized.
Tags:
add a comment
Artis Jepang Aya Ueto memamerkan ponsel bertatakan berlian.

Resesi ekonomi memang melanda sebagian besar Jepang, tetapi tidak untuk segelintir warga Jepang yang gemar mengoleksi barang-barang mewah, termasuk edisi terbatas delapan telepon seluler bertatakan berlian.

Softbank Mobile, Jepang, Jumat (7/11), melaporkan, delapan ponsel edisi terbatas bertatakan 537 berlian dari Tiffany and Co habis terjual hanya dalam tiga hari. Ponsel yang dirancang khusus dan terbatas hanya dibuat delapan unit di seluruh dunia ini dijual sekitar 13 juta yen atau sekitar Rp 1,4 miliar per unit pada 1 November. ”Delapan ponsel itu habis terjual pada 3 November,” ujar Katsuhide Furuya dari Softbank Mobile.

Jepang selama ini dikenal sebagai pasar barang mewah terbesar di dunia, di mana hampir semua orang dari 127 juta penduduk Jepang memiliki ponsel. Tiffany and Co, perusahaan fesyen terkemuka, lantas merancang ponsel dengan berlian yang ternyata laku keras hanya dalam tiga hari. Awal tahun ini NTT DoCoMo Inc, perusahaan rival Softbank Mobile, juga meluncurkan ponsel rancangan Prada, Italia, yang juga laku keras.

Penghasil produk-produk mewah, Gucci, juga mulai menawarkan produk-produk mahalnya yang hanya bisa diakses dan dibeli warga Jepang lewat ponsel. Pas jika ponsel bertatakan berlian tersebut dipakai untuk memasang produk buatan Gucci.

Semut Pedalaman Lebih Suka Garam Daripada Gula November 15, 2008

Posted by dgaip5 in Uncategorized.
Tags:
1 comment so far
Semut pemakan daun lebih suka larutan garam daripada gula.

Coba perhatikan perilaku semut di sekitar rumah Anda. Pisang goreng atau kerupuk di atas meja makan yang notebene tidak manis apakah tetap dikerumuni seperti halnya sejumput gula atau sirup yang tumpah.

Kenyataannya sebagian koloni semut bahkan lebih menyukai garam daripada gula. Setidaknya perilaku ini terlihat pada semut-semut yang tinggal di pedalaman yang jauh dari laut.

“Ketertarikan terhadap garam meningkat seiring jarak dari laut,” ujar Profesor Robert Dudley, salah satu peneliti dari Universitas California Berkeley, AS. Kesimpulan tersebut diambil setelah Dudley dan koleganya dari Universitas Arkansas Little Rock (UALR) dan Universitas Oklahoma membandingkan sejumlah populasi semut di Amerika.

Mereka mempelajari perilaku semut dari Amerika Tengah, Selatan, dan Utara yang hidup di lokasi berbeda-beda. Semut yang hidup di habitat berjarak 96 kilometer dari garis pantai ternyata lebih suka larutan garam satu persen daripada larutan gula 10 persen.

Kecenderungan ini tampak sekali pada semut pemakan daun daripada semut pamakan daging, seperti semut merah. Semut pemakan daun mungkin membutuhkan asupan garam tambahan lebih banyak karena tidak memperoleh sebanyak semut pemakan daging.

Alasan ini sama halnya dengan seekor bison, kijang, atau badak yang suka menjilat tanah untuk menambah asupan garam. Sementara hewan pemakan daging seperti singa gunung dan srigala tidak melakukannya karena sudah cukup mendapatkan garam dari mangsanya.

Piramid Baru Ditemukan di Mesir November 15, 2008

Posted by dgaip5 in Uncategorized.
Tags:
add a comment
Setelah ribuan tahun terkubur di bawah pasir, piramid yang merupakan makam Ratu Shesheshet ditemukan di kawasan Saqqara, Mesir.

Sebuah piramid baru yang diperkirakan berusia 4300 tahun ditemukan dalam penggalian di gurun pasir Mesir. Piramid tersebut diduga makam Ratu Sesheshet, ibunda Raja Firaun Teti yang merupakan peletak dinasti keenam Mesir.

“Ini mungkin piramid sekunder paling lengkap yang ditemukan di Saqqara,” ujar Zahi Hawass, Kepala Dewan Purbakala Mesir (SCA). Temuan tersebut merupakan piramod ketiga yang ditemukan di sekitar piramid utama Teti dan piramid kedua yang ditemukan di Saqqara sepanjang tahun ini.

Para arkeolog menemukan reruntuhan piramid tersebut di bawah pasir pada kedlama 7 meter. Mereka berhasil mengidentifikasi struktur pondasinya dan mengukur bahwa kemiringan sudut dinding penutupnya sebesar 51 derajat. Dengan perkiraan tersebut, para arkeolog Mesir dapat memperkirakan bahwa tinggi piramid sekitar 14 meter. Sementara luas pondasinya sekitar 22 meter persegi.

Kawasan tempat ditemukannya piramid tersebut belum pernah digali sebelumnya. Para arkeolog yang telah melakukan penggalian di kawasan tersebut selama 20 tahun tidak menyangka daerah yang dikira hanya hamparan pasir ternyata merupakan kuburan sebuah piramid.

Meski demikian, para pencuri sepertinya sudah lebih dulu mengatahui keberadaan piramid tersebut. Sebab, saat ditemukan, sudah ada lubang yang mungkin dibuat para pencuri untuk masuk ke ruang makam Ratu Sesheshet untuk menguras hartanya.

Ponsel buat Boarding Pass Pesawat November 15, 2008

Posted by dgaip5 in Uncategorized.
Tags:
add a comment

Enak sekali calon penumpang pesawat yang berangkat dari bandara udara O’Hare di Chicago. Mereka tidak perlu lagi membawa-bawa secarik kertas sebagai tanda boarding pass. Tinggal tunjukkan layar ponselnya yang memuat bar code ke petugas, dan ia boleh naik ke pesawat.

Di bandara kedua tersibuk di dunia itu, layanan ponsel sebagai bukti boarding pass akan diterapkan mulai 17 November mendatang. Namun belum berlaku untuk semua maskapai penerbangan. Sementara ini yang sudah memberlakukannya adalah maskapai Delta dan Continental. Akan tetapi itu pun terbatas untuk mereka yang berangkat dari bandara Los Angeles International dan John Wayne Orange County.

Untuk bisa menggunakan layanan tersebut, calon penumpang harus memiliki alamat e-mail yang aktif, dan juga ponsel atau perangkat berfitur Internet. Sebab ke perangkat itulah boarding pass dan bar code 2D akan dikirimkan.

Prosesnya sederhana: ketika calon penumpang melapor (check in) melalui situs maskapai AA.com, ia akan diberi pilihan untuk menerima boarding pass di ponsel dan Blackberry. Jika memilih opsi mobile boarding, ia akan mendapatkan e-mail dengan link Internet ke boarding pass-nya. Dengan mengaktifkan link tersebut, calon penumpang dapat mengunduh boarding pass mobile-nya, yang menyertakan sebuah bar code yang bisa di-scan di titik-titik pemeriksaan dan ketika mereka menaiki pesawat.

Sayangnya sistem bebas kertas ini sementara hanya berlaku untuk satu penumpang per pemesanan tiket. Artinya, jika Anda berpergian dalam kelompok, misalnya sekeluarga, layanan mobile boarding pass ini tidak bisa dipakai.